Jumat, 25 Mei 2012

kosong

| | 0 komentar


Hanya air mata yang menemanikuh

Dikala akuh mengingat

Semua tentangmu

Semua hal-hal kecil yg sering kau lakukan

Sikap manjamu, menghapus air mata di pipikuh

Bahkan caramu mengatakan “akuh sayang kamuh”

Yg Tak mudah begitu sajah kuh lupakan ...

Disaat akuh marah, atau kaupun marah

Hanya pelukan kitah yg bisa redamkan smuanya ...

Pelukan kitah yg bisa membuat tenang ...

Dulu kitah pernah bermimpi,

Suatu saat nanti kitah akan hidup bersama selamanya

Dan Takkan pernah ada yg bisa memisahkan kitah ...

Kitah raih smua impian kitah samasama ...

Tapi sekarang ..........

Smua tinggal kenangan ...

Smua tinggal bayangan ....

Dan smua hanya tinggal air mata ...

Air mata tak bisa kuh tahan

Saat akuh tak bisa mempertahankan hubungan iny ...

Akuh yg salah ,

Akuh yg bodoh ..

Akuh yg biarkan smua iny terjadii ....

Maav ...

Akuh tak bisa

Akuh takkan pernah bisa membuatmu bahagia ...

Membuatmu nyaman disisikuh ...

Bahkan membuat kau tersenyum pun akuh tak bisa ...

Kau pantas untuk bahagia

Pantas tuk dapat apah yg kau impikan ...

Tiba-tiba kau menyatakan,

Kalo sebenarnya .. kau bersama kuh selama iny ...

Hanya untuk memanfaatkankuh sajah ....

Haah?

Apah?

Apah iny balasan dari smua pengorbanankuh untukmu??

Jadi cintamu slama iny hanya sebatas itu?

Sakkiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttttttttttt

Sakkkiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt

huuuuvvtt

Akuh ingiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnn pergiii darii dunia iny ...

Yak Allah, jika dia jodohkuh .. satukan kembali kami yak Allah ... dan jangan pernah biarkan kami terpisah lagii ...

Dan jika dia bukan jodohkuh .. biarkan rasa iny lama-lama menghilang dan biarkan akuh melupakan semua tentangnya ...

Amien J

Read more...

Rabu, 01 Februari 2012

Tari-Tarian di Sulawesi Tengah

| | 1 komentar

Sebagai salah satu daerah di Nusantara yang memiliki beragam kekayaan budaya leluhur, Sulawesi Tengah memiliki berbagai jenis tari-tarian tradisional yang diwariskan turun temurun. Beberapa kabupaten memiliki tarian tersendiri yang berbeda dengan daerah kabupaten lainnya, namun beberapa diantaranya telah menjadi tarian khas Sulawesi tengah, yang kerap ditampilkan saat pertunjukan seni ataupun dalam penjemputan tamu-tamu daerah, berikut jenis-jenis tarian tersebut beserta penjelasannya .Tari Pomonte Tarian ini merupakan salah satu tarian Sulawesi tengah yang sangat popular, baik di tingkat nasional maupun mancanegara. Karenanya tarian ini sangat sering ditampilkan dalam berbagai acara baik yang sifatnya resmi maupun tidak. Tarian Pomonte ini menceritakan proses kehidupan atau aktifitas petani sawah, dimana dikisahkan mulai dari menanam padi, memelihara sampai panen tiba dan akhirnya melaksanakan pesta panen dengan adat vunja yaitu tradisi masyarakat dalam mensyukuri keberhasilan panen. Tradisi adat vunja ini masih sering dilaksanakan oleh masyarakat bila panennya berhasil dan membawa berkah bagi masyarakat setempat. Tari Pontanu Tari Pontanu, atau tarian penenun dari Donggala merupakan tarian khas dari kabupaten Donggala, tarian ini menggambarkan bagaimana para perempuan-perempuan di Donggala dalam menenun sarung donggala, sarung donggala adalah sarung sutera tenunan tangan asli yang dikerjakan para perempuan donggala. Tari Peule Cinde Tarian ini adalah prosesi penyambutan tamu agung dimana setiap tamu agung yang berkunjung disuguhi oleh tarian ini dan ditaburkan bunga-bungaan oleh para gadis-gadis penari yang cantik. Tarian Dero Tari ini berasal dari tanah Poso, melambangkan sebuah ungkapan sukacita dari masyarakat Poso khususnya mereka yang mendiami daerah sepanjang lembah Danau Poso. Dimana keidentikan tarian Dero dengan masyarakat disepanjang lembah danau Poso didasarkan pada tradisi pengucapan syukur ( padungku ) setelah memperoleh hasil pertanian khususnya dari tanaman pokok padi yang terjadi secara bergelombang daerah tersebut. Dero itu sendiri biasanya dilakukan didaerah lokasi yang cukup luas, sebab tarian ini merupakan tarian missal dimana para penarinya adalah masyarakat setempat dimana acara tersebut digelar. Tarian ini merupakan tarian yang sangat simple untuk dipelajari , para peserta tarian ini hanya berdiri berdampingan dan bergandengan tangan dengan sesama penari. kemudian melakukan hentakan kaki sekali ke kiri kemudian dua kali kekanan mengikuti alunan pantun yang sahut-menyahut yang didendangkan salah seorang yang sedang ikut menari kemudian diikuti nyanyian pantun bersama oleh seluruh penari dero dengan diiringi tabuhan gendang dan gong. Tarian Moraego tarian ini adalah tarian masyarakat Kulawi, Besoa dan Bada. tarian ini biasanya dilakukan apabila ada pesta perkawinan dan upacara syukur panen yang berhasil. dilakukan oleh orang-orang tua terdiri dari 6 laki-laki dan 6 perempuan yang sudah memahami benar tata cara melakukan tarian sakral ini. para penari dapat membentuk lingkaran atau saling berhadap-hadapan sambil menyanyikan syair-syair yang mengungkapkan kegembiraan dan rasa syukur kepada sang pencipta.
Read more...

Bahasa Kaili

| | 0 komentar

Satu = Sangu Dua = Randua Tiga = Tatalu Empat = Ampa Lima = Alima Enam = Aono Tujuh = Papitu Delapan = Uwalu Sembilan = Sasio Sepuluh = Sapulu Kepala = Balengga Badan = Karo Tangan = Pale Kaki = Kada Telinga = Talinga Mulut = Sumba Hidung = Onge Mata = Mata Pantat = Palo Rambut = Bulua Minum = Manginu Makan = Mangande (Makan-makan = Mangande=ngande) Mandi = mandiu Tidur = Maturu Ngantuk = Nangantu Ngomong = Nojarita Jalan = Nolipa (Jalan-jalan = Nolipa-lipa) Tekan = Tindis Lihat = Nanggita Permisi = Tabe Disini = Risi (Disitu = Risitu) Disana = Hamae Pergi = Hau Tiba = Nakava Ke/Di = Ri Pasar = Gade Pacarku = Tengeaku Cewek = Randa Cowok = Kabilasa Dingin = Ngararindi Panas = NaPane Hujan = Nauda Pagi = Padondona Siang = Tongoeo Sore = Gowiana Malam = Bongina Subuh = BoBayana Menunggu = Nopopea Pantai = Talinti
Read more...

Suku Kaili

| | 0 komentar

Suku Kaili adalah suku bangsa di Indonesia yang secara turun-temurun tersebar mendiami sebagian besar dari Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya wilayah Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kota Palu, di seluruh daerah di lembah antara Gunung Gawalise, Gunung Nokilalaki, Kulawi, dan Gunung Raranggonau. Mereka juga menghuni wilayah pantai timur Sulawesi Tengah, meliputi Kabupaten Parigi-Moutong, Kabupaten Tojo-Una Una dan Kabupaten Poso. Masyarakat suku Kaili mendiami kampung/desa di Teluk Tomini yaitu Tinombo,Moutong,Parigi, Sausu, Ampana, Tojo dan Una Una, sedang di Kabupaten Poso mereka mendiami daerah Mapane, Uekuli dan pesisir Pantai Poso.[rujukan?] Untuk menyatakan "orang Kaili" disebut dalam bahasa Kaili dengan menggunakan prefix "To" yaitu To Kaili. Ada beberapa pendapat yang mengemukakan etimologi dari kata Kaili, salah satunya menyebutkan bahwa kata yang menjadi nama suku Kaili ini berasal dari nama pohon dan buah Kaili yang umumnya tumbuh di hutan-hutan dikawasan daerah ini, terutama di tepi Sungai Palu dan Teluk Palu. Pada zaman dulu, tepi pantai Teluk Palu letaknya menjorok l.k. 34 km dari letak pantai sekarang, yaitu di Kampung Bangga. Sebagai buktinya, di daerah Bobo sampai ke Bangga banyak ditemukan karang dan rerumputan pantai/laut. Bahkan di sana ada sebuah sumur yang airnya pasang pada saat air di laut sedang pasang demikian juga akan surut pada saat air laut surut. Menurut cerita (tutura), dahulu kala, di tepi pantai dekat Kampung Bangga tumbuh sebatang pohon kaili yang tumbuh menjulang tinggi. Pohon ini menjadi arah atau panduan bagi pelaut atau nelayan yang memasuki Teluk Palu untuk menuju pelabuhan pada saat itu, Bangga. Bahasa Suku Kaili mengenal lebih dari dua puluh bahasa yang masih hidup dan dipergunakan dalam percakapan sehari-hari. Uniknya, di antara kampung yang hanya berjarak 2 km kita bisa menemukan bahasa yg berbeda satu dengan lainnya. Namun demikian, suku Kaili memiliki lingua franca, yang dikenal sebagai bahasa Ledo. Kata "Ledo" ini berarti "tidak". Bahasa Ledo ini dapat digunakan berkomunikasi dengan bahasa-bahasa Kaili lainnya. Bahasa Ledo yang asli (belum dipengaruhi bahasa para pendatang) masih ditemukan di sekitar Raranggonau dan Tompu. Sementara, bahasa Ledo yang dipakai di daerah kota Palu, Biromaru, dan sekitarnya sudah terasimilasi dan terkontaminasi dengan beberapa bahasa para pendatang terutama bahasa Bugis dan bahasa Melayu. Bahasa-bahasa yang masih dipergunakan dalam percakapan sehari-hari, yaitu bahasa Tara (Talise,Lasoani,Kavatuna dan Parigi), bahasa Rai (Tavaili sampai ke Tompe), bahasa Doi (Pantoloan dan Kayumalue); bahasa Unde (Ganti,Banawa,Loli,Dalaka, Limboro,Tovale dan Kabonga), bahasa Ado (Sibalaya, Sibovi,Pandere, bahasa Edo (Pakuli,Tuva), bahasa Ija (Bora, Vatunonju), bahsa Da'a (Jono'oge), bahasa Moma (Kulavi), dan bahasa Bare'e (Tojo, Unauna dan Poso). Semua kata dasar bahasa tersebut berarti "tidak". Kehidupan Mata pencaharian utama masyarakat Kili adalah bercocok tanam disawah,diladang dan menanam kelapa. Disamping itu masyarakat suku Kaili yang tinggal didataran tinggi mereka juga mengambil hasil bumi dihutan seperti rotan,damar dan kemiri, dan beternak. Sedang masyarakat suku Kaili yang dipesisir pantai disamping bertani dan berkebun, mereka juga hidup sebagai nelayan dan berdagang antar pulau ke kalimantan. Makanan asli suku Kaili pada umumnya adalah nasi, karena sebagian besar tanah dataran dilembah Palu, Parigi sampai ke Poso merupakan daerah persawahan. Kadang pada musim paceklik masyarakat menanam jagung, sehingga sering juga mereka memakan nasi dari beras jagung (campuran beras dan jagung giling). Alat pertanian suku Kaili diantaranya : pajeko (bajak), salaga (sisir), pomanggi (cangkul), pandoli(linggis), Taono(parang); alat penangkap ikan diantaranya: panambe, meka, rompo, jala dan tagau. Budaya Sebagaimana suku-suku lainnya diwilayah persada Nusantara, Suku Kaili juga mempunyai adat istiadat sebagai bagian kekayaan budaya di dalam kehidupan sosial, memiliki Hukum Adat sebagai aturan dan norma yang harus dipatuhi, serta mempunyai aturan sanksi dalam hukum adat. Penyelenggaraan upacara adat biasanya dilaksanakan pada saat pesta perkawinan (no-Rano, no-Raego, kesenian berpantun muda/i),pada upacara kematian (no-Vaino,menuturkan kebaikan orang yg meninggal), pada upacara panen (no-Vunja, penyerahan sesaji kepada Dewa Kesuburan), dan upacara penyembuhan penyakit (no-Balia, memasukkan ruh untuk mengobati orang yg sakit); pada masa sebelum masuknya agama Islam dan Kristen, upacara-upacara adat seperti ini masih dilakuan dengan mantera-mantera yang mengandung animisme. Setelah masuknya agama Islam dan Kristen, pesta perkawinan dan kematian sudah disesuaikan antara upacara adat setempat dengan upacara menurut agama penganutnya. Demikian juga upacara yang mengikuti ajaran Islam seperti: Khitan (Posuna), Khatam (Popatama) dan gunting rambut bayi usia 40 hari (Niore ritoya), penyelenggaraannya berdasarkan ajaran agama Islam. Beberapa instrumen musik yang dikenal dalam kesenian suku Kaili antara lain : Kakula (disebut juga gulintang,sejenis gamelan pentatonis),Lalove (serunai), nggeso-nggeso (rebab berdawai dua), gimba (gendang), gamba-gamba (gamelan datar/kecil), goo(gong), suli (suling). Salahsatu kerajinan masyarakat suku Kaili adalah menenun sarung. Ini merupakan kegiatan para wanita didaerah Wani,Tavaili, Palu, Tipo dan Donggala. Sarung tenun ini dalam bahasa Kaili disebut Buya Sabetetapi oleh masyarakat umum sekarang dikenal dengan Sarung Donggala. Jenis Buya Sabe inipun mempunyai nama-nama tersendiri berdasarkan motif tenunannya, seperti Bomba, Subi atau Kumbaja. Demikian juga sebutan warna sarung Donggala didasarkan pada warna alam,seperti warna Sesempalola / kembang terong (ungu), Lei-Kangaro/merah betet (merah-jingga), Lei-pompanga (merah ludah sirih). Didaerah Kulawi masih ditemukan adanya pembuatan bahan pakaian yang diproses dari kulit kayu yang disebut Katevu. Pakaian dari kulit Kayu Katevu ini sebagian besar dipakai oleh para wanita dalam bentuk rok dan baju adat. Sebelum masuknya agama ke Tanah Kaili, masyarakat suku Kaili masih menganut animisme, pemujaan kepada roh nenek moyang dan dewa sang Pencipta (Tomanuru), dewa Kesuburan (Buke/Buriro)dan dewa Penyembuhan (Tampilangi). Agama Islam masuk ke Tanah kaili, setelah datangnya seorang Ulama Islam, keturunan Datuk/Raja yang berasal dari Minangkabau bernama Abdul Raqi. Ia beserta pengikutnya datang ke Tanah Kaili setelah bertahun-tahun bermukim belajar agama di Mekkah. Di Tanah kaili, Abdul Raqi dikenal dengan nama Dato Karama (Datuk Keramat), karena masyarakat sering melihat kemampuan beliau yang berada diluar kemampuan manusia pada umumnya. Makam Dato Karama sekarang merupakan salah satu cagar budaya yang dibawah pengawasan Pemerinta Daerah. Hubungan kekerabatan masyarakat suku Kaili sangat nampak kerjasama pada kegiatan-kegiatan pesta adat, kematian, perkawinan dan kegiatan bertani yang disebut SINTUVU (kebersamaan/gotong royong). Pemerintahan Pemerintahan pada masa dahulu, sudah dikenal adanya struktur organisasi pemerintahan di dalam suatu Kerajaan (KAGAUA) dikenal adanya MAGAU (Raja), MADIKA MALOLO (Raja Muda). Didalam penyelenggaraan pemerintahan Magau dibantu oleh LIBU NU MARADIKA (Dewan Pemerintahan Kerajaan) yang terdiri dari: MADIKA MATUA (Ketua Dewan Kerajaan/Perdana Menteri) bersama PUNGGAWA (Pengawas Pelaksana Adat/ Urusan Dalam Negeri), GALARA (Hakim Adat), PABICARA (Juru Bicara), TADULAKO (Urusan Keamanan/ Panglima Perang) dan SABANDARA (Bendahara dan Urusan Pelabuhan). Disamping dewan Libu nu Maradika, juga ada LIBU NTO DEYA (Dewan Permusyawaratan Rakyat) yang merupakan perwakilan Rakyat berbentuk KOTA PITUNGGOTA (Dewan yg Mewakili Tujuh Penjuru Wilayah) atau KOTA PATANGGOTA (Dewan yg Mewakili Empat Penjuru Wilayah). Bentuk Kota Pitunggota atau Kota Patanggota berdasarkan luasnya wilayah kerajaan yang memiliki banyaknya perwakilan Soki (kampung)dari beberapa penjuru. Ketua Kota Pitunggota atau Kota Patanggota disebut BALIGAU. Strata sosial masyarakat Kaili dahulu mengenal adanya beberapa tingkatan yaitu MADIKA/MARADIKA, (golongan keturunan raja atau bangsawan),TOTUA NUNGATA (golongan keturunan tokoh-tokoh masyarakat), TO DEA (golongan masyarakat biasa), dan BATUA (golongan hamba/budak). Pada zaman sebelum penjajahan Belanda, daerah Tanah Kaili mempunyai beberapa raja-raja yang masing2 menguasai daerah kekuasaanya, seperti Banawa, Palu, Tavaili, Parigi, Sigi dan Kulavi. Raja-raja tersebut mempunyai pertalian kekeluargaan serta tali perkawinan antara satu dengan lainnya, dengan maksud untuk mencegah pertempuran antara satu dengan lainnya serta mempererat kekerabatan. Pada saat Belanda masuk kedaerah Tanah Kaili, Belanda mencoba mengadu domba antara raja yang satu dengan raja lainnya agar mempermudah Belanda menguasai seluruh daerah kerajaan di Tanah kaili. Tetapi sebagian besar daripada raja-raja tersebut melakukan perlawanan terhadap tentara Belanda, mereka bertempur dan tidak bersedia dijajah Belanda. Tetapi dengan kelicikan Belanda setelah mendapat bala bantuan dari Jawa akhirnya beberapa raja berhasil ditaklukan, bahkan ada diantaranya yang ditangkap dan ditawan oleh Belanda kemudian dibuang ke Pulau Jawa. Beberapa alat senjata perang yang digunakan oleh suku Kaili diantaranya : Guma (sejenis parang), Pasatimpo (sejenis keris), Toko (tombak), Kanjai (tombak trisula), Kaliavo (perisai)
Read more...

Sabtu, 28 Januari 2012

Belajar Bahasa Jepang :D

| | 0 komentar

Berikut contoh ucapan salam & ekspresi:
• オはよう ございます : Ohayou gozaimasu (Selamat pagi)
• コんにちわ : Konnichiwa (Selamat siang)
• コんばんわ : Konbanwa (Selamat malam)
• オやすみ なさい : Oyasumi nasai (Selamat tidur)
• サようなら : Sayounara (Selamat tinggal atau Selamat jalan)
• ジャ, また あした : Ja, mata ashita (Sampai jumpa besok, ya)
• アりがとう ございます : Arigatou gozaimasu (Terima kasih)
• ドうも ありがとう ございます : Doumo arigatou gozaimasu (Terima kasih banyak)
• ドう いたしまして : Dou itashimashite (Sama-sama, Terima kasih kembali)
• スみません : Sumimasen (Maaf)
• スみません : Sumimasen (Permisi)
• シつれい ですが : Shitsurei desuga…(Permisi/Maaf…—> diucapkan sebelum bertanya tentang hal pribadi)
• オねがいします : Onegaishimasu (Minta tolong)
• オげんき です か : Ogenki desu ka? (Apa kabar?)
• ゴめん ください : Gomen kudasai (“Permisi”, —> digunakan ketika berkunjung ke rumah orang lain)
• イらっしゃいませ : Irasshaimase (Selamat datang —> diucapkan pada tamu restoran, hotel, dll)
• イらっしゃい : Irasshai (Selamat datang —> dipakai pada waktu kedatangan tamu)
.
Dibawah ini ada beberapa ungkapan lainnya yang bisa kamu gunakan :
• ごーきげん いかが です か : go-kigen ikaga desu ka : apa kabar
• おーはよお ございます : o-hayoo gozaimasu : selamatan pagi
• よい おーてんき です ね : yoi o-tenki desu ne : cuaca yang indah
• おーめ に かかれて うれしい です : o-me ni kakarete ureshii desu : senang berkenalan dng anda
• ながい こと おーじゃま いたしました : nagai koto o-jama itashimashita : terima kasih atas waktunya
• みょおにち また おーあい しましょお : myoonichi mata o-ai shimashoo : sampai ketemu besok
• わたし いんどねしあん です : watashi indonesian desu : saya orang indonesia
• イんどねしあ から きました : Indonesia kara kimashita : saya berasal dari indonesia
• しゅみ わ おんがく かんしょお です : shumi wa ongaku kanshoo desu : kegemaran saya dulu bermain musik
• どこ から きました か : doko kara kimashita ka?: dari mana asalmu?
• なに が ほしい の ですか : nani ga hoshii no desuka? : Apa yang sedang kamu lakukan?
• ごめん なさい : gomen nasai : maafkan saya
• すみません : sumimasen : maaf
• おーてすう かけて すみません : o-tesuu kakete sumimasen : maaf merepotkan anda
• とてむ しあわせ です : totemu shiawase desu : saya sangat bahagia
• わたし の こぶつ わ ちょこらえと です : watashi no kobutsu wa chokoraeto desu : makanan kesukaan saya coklat
• マいばん ほし お かんさつ して います : Maiban hoshi o kansatsu shite imasu : Setiap malam saya mengamati bintang-bintang

.
Yang Umum diucapkan di Awal Pembicaraan
• オはよう / オはよう ございます : Ohayou / Ohayou gozaimasu : “selamat pagi”
• コんにちわ : Konnichiwa : “selamat siang”
• コんばんわ : Konbanwa : “selamat malam”
• ヨろしく おねがいします : Yoroshiku onegaishimasu : “mohon bimbingannya” / “mohon bantuannya”
• オ げんき です か : O genki desu ka? : “Apakah Anda sehat?”
• オ かげ です : O kage desu : “Saya sehat-sehat saja.” (digunakan untuk menjawab “O genki desu ka?”)
• キョう わ いい お てんき です ね : Kyou wa ii o tenki desu ne? : “Cuaca hari ini bagus, bukan?”
• ヨうこそ : Youkoso! : “Selamat datang!”
• モしーもし : Moshi-moshi…: “Halo…” (berbicara lewat telepon)
.
Yang umum diucapkan Selama Percakapan Berlangsung
• ハい : Hai : Ya (untuk menyetujui sesuatu atau menjawab pertanyaan)
• イいえ : Iie : “Tidak” (kebalikannya “hai”)
• アりがとう / アりがとう ございます : Arigatou / Arigatou gozaimasu : “Terima kasih”
• ゴめん な さい : Gomen na sai : “Mohon maaf”
• スみません : Sumimasen : “Permisi”
• ザんねん です : Zannen desu : “sayang sekali” / “amat disayangkan”
• オめでっと, ね : Omedetto, ne : “Selamat ya”
• ダめ / ダめ です よ : Dame / Dame desu yo : “jangan” / “sebaiknya jangan”
• スてき です ね : Suteki desu ne : “Bagus ya…” / “indah ya…”
• スごい / スごい です よ : Sugoi! / Sugoi desu yo! : “Hebat!”
• ソう です か : Sou desu ka : “Jadi begitu…”
• ダいじょうぶ です / ヘいき です : Daijoubu desu / Heiki desu : “(saya) tidak apa-apa” / “(saya) baik-baik saja”
.
Jika Kesulitan menangkap Ucapan Lawan Bicara
• チョっと ゆっくり いって ください : Chotto yukkuri itte kudasai : “Tolong ucapkan lagi dengan lebih lambat.”
• モう いちど いって ください : Mou ichido itte kudasai. : “Tolong ucapkan sekali lagi.”
• モっと はっきり いって ください : Motto hakkiri itte kudasai. : “Tolong ucapkan dengan lebih jelas.”
.
Untuk Mengakhiri Pembicaraan
• サよなら : Sayonara : “Selamat tinggal”
• マた あいましょう : Mata aimashou : “Ayo bertemu lagi kapan-kapan”
• ジャ, また / また ね : Ja, mata / mata ne : “Sampai jumpa”
• マた あした : Mata ashita : “Sampai jumpa besok”
.
Lainnya
• イらっしゃいませ : Irasshaimase! : “Selamat datang!”
• イてきます : Itekimasu! : “Berangkat sekarang!”
• イてらっしゃい : Iterasshai : “Hati-hati di jalan”
• イただきます : Itadakimasu : “Terima kasih atas makanannya”
• ゴちそうさま でした : Gochisousama deshita : “perjamuan/hidangan sudah selesai”
• キもち : Kimochi…! : nyaman (perasaan nyaman di suatu tempat)















Cara paling mudah belajar bahasa jepang – Berbicara Kata-kata tentang Cinta – “I love you” dalam budaya bahasa Jepang
18 April 2010 kikuta Tinggalkan komentar Go to comments
Salah satu frasa yang paling populer dalam bahasa apapun mungkin “ Aku mencintaimu . “ Dalam bahasa Jepang “cinta,” adalah “ ai (爱), “dan bentuk kata kerja” cinta “adalah” aisuru(愛する). “ “Aku mencintaimu” dapat harfiah diterjemahkan sebagai “aishite imasu (て愛しいます)”. “Aishiteru (愛し てる),”“sebuah ishiteru yo (愛してる よ)” atau “aishiteru wa 愛し (てるわ, pidato perempuan)” biasanya digunakan dalam percakapan “. Namun, Jepang tidak mengatakan aku mencintaimu” sebagai sering sebagai orang Barat lakukan, karena perbedaan budaya. Saya tidak heran jika beberapa Jepang mengatakan bahwa mereka sudah pernah menggunakan ungkapan-ungkapan dalam hidup mereka.
Orang Jepang umumnya tidak mengekspresikan kasih mereka secara terbuka. Mereka percaya bahwa cinta dapat diekspresikan oleh sopan santun. Ketika mereka menempatkan perasaan mereka dalam kata-kata, ia lebih suka menggunakan frase “suki desu (好きです)”. Secara harfiah berarti, “menyukai.” “Suki da (好き だ),” “suki dayo” (好き だよ, ucapan laki-laki) atau “suki yo (好きよ, pidato perempuan)” adalah ekspresi sehari-hari lebih. Ada banyak variasi dari kalimat ini, termasuk dialek regional (Hōgen ). “Suki yanen 好き(や ねん)” adalah salah satu versi di Kansai-ben (dialek Kansai). Sejak frase juga bisa berarti “aku cinta itu,” dan karena popularitas Kansai-ben, digunakan sebagai nama suatu produk mi sup instan (Lihat gambar di bawah).

Jika Anda menyukai seseorang atau sesuatu yang sangat banyak, “ dai (secara harfiah berarti, besar) “dapat ditambahkan sebagai awalan, dan berkata” daisuki desu (大好きです). “
Ada kata lain untuk menggambarkan “cinta” yaitu “koi (恋).” Karakter kanji untuk “kokoro (心, jantung) “dimasukkan sebagai bagian dari kedua karakter kanji. Bandingkan karakter kanji di bawah ini (Dari kiri “kokoro”, “ai” dan “koi”).

Kedua “ai (爱)” dan “koi (恋)” kira-kira bisa diterjemahkan sebagai “cinta” dalam bahasa Inggris. Namun, mereka memiliki nuansa yang berbeda sedikit. Untuk mengetahui tentang hal ini, kita akan melihat kata-kata termasuk “ai” atau “koi”




Berikut adalah beberapa kata termasuk “ai (爱) “atau” koi (恋). “
Kata-kata termasuk “ai” Kata-kata termasuk “koi”
aidokusho
爱読书
(Favorit buku itu satu) hatsukoi
初恋
(Cinta pertama)
aijin
爱人
(Kekasih) Hiren
悲恋
(Cinta sedih)
aijou
爱情
(Cinta, kasih sayang) koibito
恋人
(Satu pacar / pacar)
aikenka
爱犬家
(Seorang pecinta anjing) koibumi
恋文
(Surat cinta)
aikokushin
爱国心
(Patriotisme) koigataki
恋敌
(Saingan cinta)
Aisha
爱车
(Disayangi mobil satu) koi ni ochiru
恋に落ちる
(Jatuh cinta dengan)
aiyousuru
愛用する
(Untuk menggunakan biasa) koisuru
恋する
(Jatuh cinta dengan)
boseiai
母性爱
(Cinta ibu, kasih sayang ibu) Renai
恋爱
(Cinta)
hakuai
博爱
(Filantropi) shitsuren
失恋
(Cinta kecewa)
“Koi” adalah cinta untuk lawan jenis, atau perasaan kerinduan untuk orang tertentu.Hal ini dapat digambarkan sebagai “cinta romantis” atau “cinta penuh gairah.”Sedangkan “ai” memiliki arti yang sama seperti “koi,” itu juga memiliki definisi perasaan umum cinta. “Koi” dapat egois, tapi “ai” adalah cinta sejati. Berikut adalah beberapa kalimat yang menjelaskan mereka dengan baik:


Koi selalu ingin. Ai selalu memberi.
“Renai (恋爱)” ditulis dengan karakter kanji kedua “koi” dan “ai.” Kata ini berarti, “cinta romantis.” “Renai-kekkon 恋爱 (结婚)” adalah suatu perkawinan cinta “,” yang merupakan kebalikan dari “ MIAI-kekkon (見合い結婚, mengatur pernikahan). “ “Renai-shousetsu 恋爱(小说)” adalah “kisah cinta” atau “sebuah novel percintaan.” Judul film, “Seperti Bagus Seperti Ini Gets” diterjemahkan sebagai “ Renai-shousetuska (恋爱小说家, Penulis novel romantis). “
Berikut adalah beberapa peribahasa yang menyertakan “koi.”
Koi shishou nashi ni.
恋に師匠なし. Cinta tidak perlu mengajar.
Koi ni tidak jouge nashi hedate.
恋に上下の隔てなし. Cinta membuat semua orang sama.
Koi wa Hoka shian tidak.
恋は思案のほか. Cinta adalah tanpa alasan.
koi wa moumoku.
恋は盲目. Cinta itu buta.
Koi wa nesshi yasuku
sama Yasui.
恋は熱しやすく冷めやすい. Cinta menjadi mendalam dengan mudah,
namun segera mereda.
“Soushi-souai 相思 (相爱)” adalah salah satu Yoji-jukugo (四字熟语). Itu berarti, “jatuh cinta dengan satu sama lain.”
Orang Jepang kadang-kadang menggunakan kata Inggris “cinta” juga, walaupun diucapkan sebagai “Rabu (ラブ)” (karena tidak ada “L” atau “V” suara dalam bahasa Jepang). “Sebuah surat cinta” biasanya disebut “Rabu retaa (ラブレター).” “Koibumi (恋文)” suara sedikit tanggal, dan itu lebih sebuah kata sastra dari sebuah kata percakapan. “Shiin Rabu (ラブシーン)” adalah “sebuah adegan cinta”. Orang-orang muda mengatakan “Rabu Rabu (ラブラブ, cinta kasih)” ketika y sangat mencintai.
“Ai (爱)” dapat digunakan sebagai nama perempuan itu baru kerajaan Jepang. Bayi bernama Putri Aiko, yang ditulis dengan huruf kanji untuk “ cinta (爱) “dan” anak (子). “Klik di sini untuk membaca lebih lanjut tentang kerajaan bayi baru Jepang nama. Namun demikian, “koi (恋)” jarang digunakan sebagai.
Ada kata lain yang diucapkan sama dengan “ai” dan “koi”. Karena makna mereka sangat berbeda, saya tidak berpikir ada kebingungan di antara mereka bila digunakan dalamkonteks yang tepat. Dengan karakter kanji yang berbeda, “ai (蓝)” berarti, “ nila biru , “dan” koi (鲤) “berarti,” mas. “ Carp pita yang dihiasi pada Hari Anak (5 Mei) disebut “koi-nobori (鯉のぼり). “
Gobusata shite imasu.
ご無沙汰しています.
(Sangat formal) Saya tidak melihat Anda dalam waktu yang lama. Ohisashiburi desu.
お久しぶりです.
(Formal) Sudah lama kita tak bertemu.
Read more...

Senin, 23 Januari 2012

| | 0 komentar

Sedih
Jika Anda membutuhkan dorongan kebahagiaan, cobalah konsumsi minyak ikan untuk meningkatkan kesehatan otak dan suasana hati. Minyak ikan tak hanya kaya dengan asam lemak Omega-3, yang membantu mengurangi depresi, perasaan negatif dan suasana hati, namun salmon dan tuna juga merupakan sumber vitamin B12, yang membantu meningkatkan suasana hati.

Takut
Banyak orang menderita fobia, mulai dari yang umum (seperti acrophobia – takut ketinggian) hingga yang khusus (seperti arachibutyrophobia – takut terhadap selai kacang). Mungkin pola makan Anda perlu diperiksa. Penelitian menunjukkan, kekurangan folat dapat menyebabkan ketakutan irasional dan kecemasan berlebihan, jadi cobalah tingkatkan asupan folat Anda – sama seperti memperbaiki suasana hati dengan Omega-3 – dengan mengonsumsi alpukat.

Marah
Lain kali saat merasa marah, cobalah konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian untuk membantu menenangkan Anda. Penelitian menunjukkan, Omega-3 dapat mengurangi perilaku agresif pada orang dewasa dan anak-anak dengan masalah perilaku yang parah, sementara penelitian di Jepang menyarankan wanita yang sedang marah untuk mengonsumsi zinc. Untuk memenuhi asupan nutrisi, konsumsilah kenari dan biji rami, yang banyak mengandung zinc dan asam lemak Omega-3.

Cinta
Punya janji kencan dan ingin mengubah suasana hati? Cobalah makanan kaya zinc untuk merangsang libido dan meningkatkan keinginan. Sementara tiram merupakan aphrodisiac (zat yang dapat meningkatkan hasrat seksual) yang terkenal karena jumlah zinc yang tinggi, jika Anda bukan penggemar moluska berlendir tersebut, cobalah kerang, kacang pinus, atau biji labu.

Malu
Kita semua perlu meningkatkan kepercayaan diri dari waktu ke waktu, dan untungnya Anda mendapatkan uluran tangan untuk mengurangi rasa malu. Peneliti di McGill University di Montreal menemukan bahwa makanan yang mengandung tryptophan (asam amino esensial) membuat orang merasa lebih percaya diri. Sumber terbaik untuk tryptophan yakni daging (terutama ayam), ikan seperti salmon dan tuna, dan kacang-kacangan.

Patah hati
Banyak orang mengonsumsi cokelat untuk mengatasi patah hati, dan itu bukanlah hal yang buruk. Cokelat mengandung banyak zat kimia untuk mengurangi kesedihan, seperti magnesium yang membuat santai, anandamide yang menenangkan dan phenylethylamine yang meningkatkan suasana hati. Cobalah konsumsi cokelat gelap (tapi secukupnya!) untuk mengoptimalkan kesehatan.

Gelisah
Jika Anda akan menghadapi wawancara atau presentasi, cobalah ganti kopi di pagi hari (yang dapat membuat Anda gelisah) dengan teh herbal. Efek chamomile yang menenangkan begitu kuat hingga dapat mengurangi gangguan kecemasan ringan hingga sedang, jadi cobalah secangkir teh chamomile untuk membantu mengurangi kegelisahan.

Stres
Apakah Anda merasa kewalahan karena hari yang sibuk atau merasa stres setelah bekerja, cobalah konsumsi beberapa blueberry untuk mengatasi stres. Blueberry tinggi vitamin C, yang dapat membantu tubuh mengatasi stres tingkat tinggi. Juga dilengkapi dengan antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh Anda.

“Otak berkabut”
Jika Anda merasa bingung, tidak fokus, pelupa, atau pikiran Anda berjalan lambat, berikan otak Anda dorongan dengan minum secangkir teh hijau. Sekitar 80 persen otak kita terdiri dari air, minum air dapat membantu otak Anda tetap terhidrasi dan berfungsi optimal. Teh hijau juga membantu menjaga kewaspadaan Anda dengan mengatur kadar gula darah, membantu melindungi otak dan mengurangi resiko demensia (gejala yang disebabkan oleh gangguan otak).

Lesu
Apakah Anda merasa lesu karena kurang tidur atau hanya merasa lesu, minum jus bit dapat menghidupkan kembali energi Anda. Ubi bit memiliki kadar gula tinggi dan banyak nutrisi berenergi seperti magnesium dan vitamin C. Lebih jauh lagi, para peneliti di University of Exeter menemukan bahwa jus ubi bit memungkinkan orang berolahraga kembali hingga 16 persen.
Read more...

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
REZPECT AND UNITY FOR ALL^^

Wikipedia

Hasil penelusuran

Daftar Blog Saya

Translate

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

 
 
 
top